• MTS. HASAN KAFRAWI
  • Membimbing Sepenuh Hati untuk Meraih Prestasi

Inspirasi dari Isaac Newton

Kita pasti kenal dengan Issac newton, dia adalah seorang fisikawanmatematikawan, ahli astronomi, filsuf alam, alkimiawan, dan teolog yang berasal dari Inggris. Dia merupakan pengikut aliran heliosentris dan ilmuwan yang sangat berpengaruh sepanjang sejarah, bahkan dikatakan sebagai bapak ilmu fisika klasik.

Penemuan beliau yang sangat terkenal adalah tentang teori Hukum Gravitasi
yaitu tentang gerakan planet dan gravitasi. Menurut legenda populer, Newton muda sedang duduk di bawah pohon di pertanian keluarganya saat apel jatuh di atasnya menginspirasi teorinya yang terkenal.

Newton mengemukakan jika gaya gravitasi menarik apel dari pohon, maka berpeluang juga melakukan tarikan terhadap benda lain. Teori Newton membantu membuktikan semua benda, sekecil apel dan seberat planet, tunduk pada gravitasi.

Gravitasi membantu menjaga planet berputar di sekitar Matahari dan menciptakan pasang surut sungai. Hukum Newton juga menyatakan, tubuh yang lebih besar dengan massa lebih berat melakukan tarikan gravitasi lebih besar. Itu sebabnya, astronot yang berjalan di Bulan yang jauh lebih kecil masanya mengalami rasa tidak berbobot karena tarikan gravitasinya rendah.

Dan tahukah kalian, konon teori tersebut ditemukan saat ada wabah penyakit Bubonic, tindakan pencegahan diambil dan Universitas ditutup sementara. Jadi Isaac Newton memang harus bekerja dari rumah.

Ironisnya, dibanding saat berada bekerja di rumah karena ada wabah, ketika waktunya bekerja di kampus temuan istimewa tidak ditemukannya. Babkan, sewaktu Newton bekerja di rumah itulah malah disebut sebagai tahun-tahun yang paling produktif dan akan mengubah arah ilmu pengetahuan.

Dan seusai wabah, ketika Newton kembali ke Cambridge, dia malah oleh diangkat menjadi profesor. Namun kinerja Newton selama dikampus tidak secemerlang selama dia tinggal di rumah akibat berlindung dari paparan wabah.

 

Wabah Besar London, merupakan epidemi wabah yang berlangsung selama 1665 ke 1666. Catatan kota dalam Britannica menunjukan sekitar 68.596 orang meninggal dunia karena wabah. Meskipun jumlah kematian sebenarnya diperkirakan melebihi 100.000 orang

abah ini disebabkan oleh Yersinia pestis, bakteri yang terkait dengan wabah-wabah sebelumnya. Itu bermula di pinggiran kota London, St. Giles-in-the-Fields dan tempat-tempat lain di mana banyak wilayah padat penduduk yang mayoritasnya adalah orang miskin. Lalu muncul suspek pada musim dingin 1664 yang tidak menyebar secara intensif sampai musim semi 1665. Karena kejadian itu, Raja Charles II dan istana melarikan diri dari London pada awal musim panas dan tidak kembali sampai Februari berikutnya. Baca juga: Pandemi Terburuk Sepanjang Sejarah, Flu Spanyol Infeksi Sepertiga Warga Dunia Angka kematian menurun pada bulan Desember 1665 ke awal 1666. Hingga sejak 1667 tidak ada epidemi wabah di bagian mana pun di Inggris. Hilangnya wabah dari London dikaitkan dengan Kebakaran Hebat London pada September 1666. Banyak yang mengatakan bahwa peristiwa itu membuat kasus wabah menurun. Namun Penurunan itu juga dianggap berasal dari karantina yang efektif.

Dari kisah tersebut kita dapat mengambil inspirasi, bahwa pada saat-saat yang sulit seperti ini kita sebenarnya tetap bisa produktif dan menghasilkan karya-karya besar seperti issac newton. Asalkan ada kemauan, tetap berfikir positif, dan mau mencari inspirasi untuk menghasilkan hal-hal yang besar.

Sebagai contoh Dalgona Coffe juga di ciptakan ketika sesorang mengalami sosial distancing. Maka kami mengharap kalia semua, siswa MTs. Hasan Kafrawi harus tetap bisa produktif, berfikir positif dan mampu menggunakan waktu di rumah dengan sebaik-baiknya untuk menghasilkan karya.

#dirumahaja

 

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Yuk Berkreasi di Rumah

Isi waktumu dengan kegiatan positif   Saat ini kita semua berada pada kondisi yang membosankan. Perasaan Jenuh, hambar dan tanpa warna. Kita bersosial hanya melaui sosmed yang hipe

15/03/2020 19:18 - Oleh Administrator - Dilihat 113 kali
10 Cara Pencegahan Corona

Saat ini sudah ada 198 Negara di dunia yang terkena wabah corona jumlah penderita semakin hari semakin meningkat. Agar virus ini tidak semakin menyebar, yuk simak 10 cara pencegahan vir

15/03/2020 19:18 - Oleh Administrator - Dilihat 106 kali